Mengenal Konsep Kerja Radio Wireless Mode

nggak ada kerjaan niih .. mending kita berbagi pengetahuan aja deh ..
sekarang saatnya kita mengenal berbagai Mode Wireless Access Point.  Jika kemarin kita hanya kenal sebagai Mode Acess Point saja maka sekarang kita harus mengenal model lain, diantaranya : AP Client, AP Client Bridge, AP Repeater, AP Repeater Bridge dan WDS.

Tidak semua AP mendukung mode-mode tersebut oleh karena itu ketika kita ingin membeli wireless AP harus dipertimbangkan kebutuhan secara menyeluruh.

Mode : Acess Point

Mode Acess Point merupakan mode yang pasti digunakan pada mode jaringan wireless apapun.  AP berperan sebagai central node dan penguat signal pada jaringan wireless.

 Gambar 6.1 Acess Point Mode

 

Mode : AP Client

Mode AP Client merupakan mode AP yang dijadikan client dari AP utama.  Jadi AP utama akan memiliki hubungan dengan AP client secara langsung, karena perannnya sebagai AP Client maka tidak ada host yang bisa melakukan koneksi langsung ke AP client sehingga hanya port-port LAN saja yang bisa bekerja.

Model AP ini biasa diterapkan jika ingin menghubungkan AP untuk beberapa lantai, misalnya : Rumah Sakit, Kantor, dan lain sebagainya.

Mode AP Client, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.2 Implementasi AP Client

Mode : Acess Point Client Bridge

Mode Acess Point Client Bridge mirip sekali dengan mode AP Client.
Perbedaannya jika pada AP client host tidak bisa koneksi secara  wireless ke AP Client, sedangkan jika kita mendirikan sebagai AP Client Bridge maka host-host bisa koneksi langsung secara wireless ke AP Client Bridge.

Mode AP Client Bridge, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.3 Implementasi AP Client Bridge

Mode : Acess Point Repeater

Mode Acess Point Repeater berperan sebagai penguat signal wireless.  Jika kita ingin mendirkan jaringan wireless yang letaknya terlalu jauh (diluar jangkauan power) maka kita harus mendirikan AP Repeater, dengan tujuan agar signal wireless tetap stabil sehingga troughput yang dihasilkan sesuai dengan harapan yaitu baik dan stabil juga.

AP Repeater hanya brperan hanya sebagai penguat sehingga tidak bisa dikoneksikan oleh host secara langsung.

Mode AP Repeater, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.4 Implementasi AP Repeater

Gambar 6.5 Implementasi AP Repeater

Mode : Acess Point Repeater Bridge

Mode Acess Point Repeater Bridge berfungsi seperti AP Repeater yang  berperan sebagai penguat signal wireless. Perbedaannya jika kita mendirikan mode AP Repeater Bridge maka host bisa langsung melakukan koneksi ke AP Repeater Bridge secara wireless.

Mode AP Repeater Bridge, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.6 Implementasi AP Repeater Bridge

  Mode : Acess Point WDS (Wireless Distribution System)

Mode Acess Point WDS merupakan moden AP tersebar, jadi ada yang berperan sebagai AP WDS sedangkan yang lainnya berperan sebagai WDS Client. Keuntungan menggunakan model ini adalah host bisa langsung koneksi secara wireless ke AP manapun.

Mode AP WDS, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.7 Implementasi WDS

Nah, akhirnya kita kenal juga sama berbagai Mode Wireless Acess Point.   Jadi jika kita ingin melakukan instalasi jaringan wireless tentukan dulu mode yang akan diterapkan.

Besok..lusa..atau nanti….. kita akan menerapkan mode-mode tersebut secara bertahap. semoga artikel Mengenal Konsep Kerja Radio Wireless ini dapat berguna dan bermanfaat bagi para pembaca. salam PLANKTON ^_^

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *