Cara Mengatasi Request Time Out (RTO) pada Jaringan Komputer

Cara Mengatasi Request Time Out (RTO) pada Jaringan Komputer

Di artikel yang Anda baca kali ini dengan judul Cause Request Time Out (RTO) dan Cara Mengatasinya di Jaringan Komputer, kami telah menyiapkan artikel ini dengan baik untuk Anda baca dan ambil informasi di dalamnya. semoga isi posting Artikel Jaringan Komputer, yang kami tulis ini dapat Anda pahami. baiklah, selamat membaca.
Penyebab Permintaan Waktu Habis (RTO) dan Cara menghadapinya di Jaringan Komputer

Memahami Request Time Out (RTO) di jaringan komputer

Request Time Out atau RTO pada jaringan adalah peristiwa di mana server tidak menjawab / menanggapi permintaan dari komputer klien setelah beberapa waktu berlalu. Request Time Out juga menunjukkan bahwa tidak ada koneksi antara satu komputer dan komputer tujuan.

Baca Juga:

Untuk mengetahui apakah jaringan dalam kondisi Request Time Out atau membalas, kita dapat masuk ke menu prompt perintah, lalu ping alamat ip tujuan atau pada alamat domain tertentu. contoh ping google.com. Kemudian pada waktu tertentu server akan merespons ke komputer klien apakah ada koneksi atau tidak, jika tidak ada koneksi antara komputer klien dan komputer server maka akan ada pesan peringatan Request Time Out

Penyebab Request Time Out (RTO) di Jaringan Komputer dan Cara Mengatasinya

Untuk mengatasi Request Time Out, kita juga harus dapat mengidentifikasi penyebab atau masalah terlebih dahulu sehingga menyebabkan Request Time Out. Berikut adalah Penyebab dan Cara mengatasi Permintaan Waktu Habis pada jaringan komputer:

  1. Tidak ada koneksi internet untuk dapat mengakses server yang dimaksud
    Coba periksa koneksi internet yang Anda gunakan. Memberikan alamat IP, subnet mask, gateway atau lainnya.
  2. Kabel jaringan tidak terhubung ke komputer tujuan
    Coba periksa kabel jaringan dengan melihat lampu indikator pada Kartu LAN atau lampu indikator pada SWITCH. Untuk cara terbaik, Anda dapat menggunakan LAN Tester untuk mengetahui koneksi kabel.
  3. Alamat IP tujuan tidak aktif
    Alamat IP menjadi bagian yang sangat penting dari jaringan komputer, jika alamat IP tidak kompatibel dengan jaringan yang digunakan, tidak akan ada koneksi pada jaringan. Untuk itu, pastikan bahwa komputer yang memiliki Alamat IP terlebih dahulu menyala dan hidup
  4. Ada masalah dengan sakelar / sakelar yang rusak
    Kerusakan pada saklar akan menyebabkan gangguan jaringan komputer. Untuk memeriksa kondisi sakelar kita dapat melihat lampu indikator sakelar
  5. Port di komputer telah ditutup
    Periksa port di Jaringan atau pastikan proxy tidak aktif
  6. Kabel kabel yang tidak saling menempel / saling berkerut
    Jika kabel kabel tidak sempurna, itu akan menjadi masalah pada jaringan komputer. Untuk itu, periksa kembali kabel menggunakan tester LAN.
  7. Kartu Lan memiliki masalah
    Kartu LAN adalah pintu utama untuk masuknya jaringan pada komputer, kartu LAN yang bermasalah biasanya ditandai dengan tidak menyalakan lampu indikator pada Kartu LAN. Namun, jika driver Kartu LAN tidak diinstal, Kartu LAN tidak dapat digunakan. Untuk itu, konfirmasikan terlebih dahulu kondisi Kartu LAN dan periksa driver Kartu LAN

Demikian artikel Penyebab Permintaan Waktu Habis (RTO) dan Cara Mengatasinya di Jaringan Komputer.

Inilah artikel Cause Request Time Out (RTO) dan Cara Mengatasinya di Jaringan Komputer kali ini, semoga bisa menguntungkan Anda semua. baiklah, sampai jumpa di posting artikel lain.

Berikut Definisi Dan Fungsi Access Point

Berikut Definisi Dan Fungsi Access Point

Fungsi Access Point | Saat ini, ada banyak pengguna internet yang menggunakan akses Wifi untuk dapat terhubung ke internet, apakah itu di kantor, sekolah atau di tempat umum lainnya. Memang dapat dikatakan bahwa Wifi adalah cara termudah untuk dapat menjelajahi Internet dengan cacat dan stabil. Namun, tidak semua orang tahu alat yang digunakan untuk mengirimkan sinyal wifi ke perangkat seperti laptop, smartphone, dan PC yang dilengkapi dengan klien Wifi.

Jalur akses! Bagi teman-teman komputer yang belajar banyak tentang teknologi jaringan komputer, tentu tidak asing dengan perangkat jaringan yang satu ini. Namun bagi teman-teman yang masih asing tentang teknologi jaringan tidak perlu khawatir, karena pada kesempatan ini saya akan memberikan ulasan tentang apa itu Access Point dan apa saja fungsi Access Point di dunia jaringan komputer. Oke daripada kita berlama-lama, mari kita bahas tentang arti dari Access Point dan fungsinya.

Apa itu Access Point? Berikut ini adalah Definisi dan Fungsi Access Point

Memahami Access Point

Access Point adalah perangkat yang dapat menerima dan mengirimkan data dengan gelombang radio, dengan alat ini teman komputer tidak perlu repot mengatur kabel jaringan untuk dapat terhubung ke jaringan lokal atau internet dan yang diperlukan hanyalah nyalakan klien Wifi untuk memenangkan sinyal yang dikirimkan oleh Access Point. Dengan menggunakan Titik Akses ini, Anda tidak akan kehilangan koneksi bahkan jika Anda berpindah dari satu tempat ke tempat lain, masih dalam jangkauan sinyal yang dipancarkan oleh Access Point.

Perangkat ini memiliki dua bagian penting, yaitu transceiver dan antena, sejauh mana transmisi sinyal dari Access Point tergantung pada dua bagian. Perangkat ini dirancang hanya untuk menghubungkan perangkat jaringan, sehingga tidak dapat digunakan untuk mengatur lalu lintas data seperti Router. Biasanya hanya fitur yang disediakan untuk membatasi siapa – yang dapat terhubung ke perangkat ini.

Baca Juga:

  1. Apa Itu LAN dan MAN Beserta Fungsinya
  2. Jenis Sistem Operasi Berdasarkan Open Source
  3. 3 Manfaat Dari Pemakaian Mikrotik Pada Jaringan

Fungsi Accest Point

Secara garis besar, fungsi Access Point adalah sebagai penghubung antara perangkat komputer smartphone dan perangkat lainnya dengan jaringan lokal menggunakan gelombang radio atau yang biasa disebut Wirelless. Namun, fungsi Access Point yang lebih terperinci dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Sebagai pemancar dan pengirim sinyal data melalui gelombang radio, tingkat emisi sinyal yang dihasilkan oleh Access Point tergantung pada kualitas transceiver dan antena dari Access Point. Unit sinyal dari Access Point menggunakan unit dBm atau mW.

2. Sebagai Server DHCP, produk-produk Access Point di pasaran biasanya dilengkapi dengan fitur-fitur DHCP Server, sehingga teman-teman komputer tidak perlu repot mengatur Alamat IP pada setiap perangkat yang terhubung.

3. Access Management, dengan fitur ini teman-teman komputer mengelola siapa saja yang nantinya dapat terhubung ke jaringan melalui Access Point, baik berdasarkan MAC Address atau dapat juga menggunakan mode keamanan WEP / WAP.

4. Sebagai Hub, fungsi Access Point juga dapat dikatakan sebagai HUB, karena perangkat yang satu ini dapat menghubungkan banyak komputer ke jaringan LAN.

Itulah ulasan makna Access Point lengkap dengan beberapa fungsi, semoga ulasan di atas dapat bermanfaat bagi teman-teman komputer di mana pun mereka berada. Jangan lupa mendaftar untuk News Latter untuk berlangganan artikel terbaru dari saya. Sampai jumpa lagi di ulasan teknologi komputer berikutnya.

Apa Itu LAN dan MAN Beserta Fungsinya

Apa Itu LAN dan MAN Beserta Fungsinya

Memahami Jaringan Lokal LAN

Pengertian LAN adalah jaringan komputer dengan area kecil, hanya mencakup area lokal. Jaringan LAN biasanya menggunakan perangkat yang cukup sederhana, seperti kabel UTP, sakelar, router, dan beberapa perangkat jaringan lainnya. Contoh jaringan LAN termasuk jaringan di kantor, sekolah, kampus, warung internet dan juga jaringan RT / RW.

Pada LAN setiap komputer memiliki daya komputasi sendiri, selain itu setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya atau sumber daya yang ada di jaringan, tentunya sesuai dengan hak akses yang dimiliki. Beberapa contoh sumber daya yang dapat diakses termasuk akses data, penggunaan printer, dan komunikasi dengan pengguna lain.

Untuk saat ini, banyak jaringan LAN dibangun menggunakan teknologi Ethernet menggunakan perangkat Switch dengan kecepatan 10, 100 atau 1000 Mbps. Selain itu teknologi yang sekarang lebih populer untuk membangun jaringan lokal adalah teknologi Wifi (802.11 b).

Jaringan LAN pertama kali ditemukan pada tahun 1950 yang dimulai dengan ditemukannya sebuah komputer yang dikenal sebagai komputer super. Komputer ini mampu melayani beberapa terminal yang tersedia dengan konsep distribusi proses berbasis waktu yang secara luas dikenal sebagai Sistem Berbagi Waktu. Sejak itu konsep jaringan lokal terus berkembang.

Dari sini teman komputer pasti tahu apa itu LAN? dan untuk terus meninjau LAN atau jaringan lokal kami akan membahas fungsi LAN.
Fungsi LAN di Dunia Komputer

Jika kita bertanya tentang fungsi jaringan lokal atau LAN, ada banyak dari mereka sebagai berikut:

  • Dapat mempercepat aliran informasi dari server ke klien atau dari klien ke klien lain.
  • Dapat menghemat waktu dan biaya operasional.
  • Memfasilitasi komunikasi antara klien yang terhubung dalam jaringan.
  • Dapat mengamankan informasi penting.
  • Dapat digunakan untuk game multipemain, berbagi data, berbagi printer dan juga internet.

Memahami Jaringan MAN

Jaringan MAN (Metropolitan Area Network) adalah jenis jaringan komputer yang memiliki jangkauan jaringan LAN yang lebih luas dan biasanya masih ada di satu kota. Jenis jaringan ini memiliki kecepatan transfer data yang cukup tinggi dan kisaran antara 10 Km dan 50 Km. Jaringan MAN bisa juga dimaknai dengan jaringan yang menghubungkan antra jaringan LAN.

Dalam implementasinya jaringan digunakan untuk menghubungkan beberapa kantor, sekolah atau kampus yang lokasinya masih dalam satu kota. Dan biasanya media transmisi yang digunakan adalah kabel serat, sirkuit nirkabel seperti radio, microwave atau laser link inframerah. Karena tingginya biaya membangun sirkuit ini, banyak perusahaan atau agensi menyewakan kepada operator publik.

Beberapa contoh jaringan MAN yang dapat Anda temui antara lain jaringan Bank, jaringan ATM, jaringan kantor Layanan, dan banyak lainnya. Bagaimana dari sini teman komputer pasti sudah mengerti arti dari MAN itu sendiri. Lalu apa fungsi dari MAN untuk perusahaan atau agen?
Fungsi Jaringan MAN

Fungsi MAN untuk perusahaan atau agen adalah untuk memenuhi kebutuhan jaringan internet perusahaan, sehingga dapat memfasilitasi dan mempercepat komunikasi dan berbagi data atau informasi. Selain itu, pemusatan data juga sangat mudah dilakukan. Jenis jaringan ini juga cukup aman jika kita bandingkan dengan jenis jaringan komputer lainnya.

Dengan menggunakan jaringan MAN, perusahaan atau lembaga dapat melakukan kegiatan komunikasi seperti Obrolan, Konferensi Video, Email, Transaksi secara real time menggunakan bandwidth lokal.

Itu adalah ulasan tentang pemahaman fungsi-fungsi jaringan MAN dan MAN. Semoga ulasan di atas dapat menambah pengetahuan kita bersama. Sampai jumpa lagi dengan topik review teknologi dan komputer selanjutnya.

Cara Pointing (Point to Point) menggunakan smartphone

ketemu lagi sama ane sodarah sodarah (pake “H” biar keliatan paseh :D). udah kangen nih mau bagi-bagi tutorial ilmu jaringan / network. kali ini ane mau bahas masalah pointing menggunakan smartphone. buat yang belom paham apa itu pointing, ane jelasin dikit aja dah ya jangan banyak-banyak. ntar malah ketagihan :D.

Jadi pointing itu sebenernya dalam garis besar adalah mengkoneksikan satu perangkat dengan perangkat yang lain agar dapat terkoneksi dalam jarak yang cukup jauh. kalo bahasa jawanya mah point to point. udah pada ngerti kan ? apa masih bingung juga ? oke oke. ane kasih salah satu contoh kasus aja ya biar nambah bingung. haahaa

contoh kasus :

suatu perusahaan memiliki kantor pusat dan kantor cabang. kantor pusat memiliki koneksi internet sedangkan kantor cabang tidak. kantor cabang ingin mendapatkan koneksi internet dari kantor pusat agar kantor pusat dan kantor cabang dapat terhubung satu sama lain. maka dalam kasus ini dibutuhkan yang namanya point to point.

udah ada gambaran kan dari contoh kasus diatas ? apa masih bingung juga ? kalo masih bingung juga mending ente ambil wudhu terus solat deh. siapa tau dapet hidayah 😀

kita lanjut ya. mungkin sudah banyak aplikasi yang digunakan untuk pointing menggunakan windows ataupun yang lain. salah satunya pake google earth, software dari ubiquity ataupun yang lain. Tapi kali ini ane mau bahas pointing menggunakan smartphone ente sendiri. daripada punya smartphone dipake buat fesbukan doang, mending dipake dah tu buat pointing. bukan begintu bukan ? tapi sebelom ke praktek, mari siapkan alat tempurnya dulu.

  1. siapin segelas kopi item.
  2. gula pasir 2 sendok teh.
  3. air panas.
  4. kalo udah siap diseduh dulu tu kopinya biar seger 😀
  5. langkah selanjutnya siapin smartphone ente (inget ya, SMARTPHONE bukan STUPIDPHONE).
  6. download dulu aplikasinya buat di smartphone ente gan. downloadnya disini
  7. download lagi aplikasi selanjutnya disini
  8. suruh temen ente juga download aplikasinya.
  9. pointing ini harus dilakukan berdua sama temen ente om. ente di kantor pusat, temen ente di kantor cabang ataupun sebaliknya.

Oke, sekarang alat tempur udah siap. tinggal di eksekusi ommm. suruh temen ente ke kantor cabang dulu om. ente di kantor pusat aja. ikutin step by step melakukan pointing menggunakan smartphone nya ya.

buat ente yang dikantor pusat :

  1. berdiri diatas tower yang udah ada perangkatnya.
  2. buka aplikasi AndLocation untuk mengetahui koordinat ente gan (Longtitude & Latitude). contohnya kaya gini ni gan 
  3. disitu ente bisa tau ente ada di longtitude & latitude brp.
  4. setelah itu ente kabarin temen ente gan. kasih tau titik koordinat ente ke temen ente.
  5. kalo udah, temen ente suruh buka aplikasi antenna pointernya. trus buka setting (gambar obeng sama kunci inggris :D). terus masukin longtitude sama lotitude sesuai sama yang ente infoin omm. kaya gini nih 
  6. kalo udah, ntar muncul kaya gini omm. usahain posisi pemancarnya (yang warna ijo) itu sejajar garis merah. 
  7. langkah terakhir, lakukan hal yang sama di kedua kantornya om.
  8. taraaa. selesai ommm. tinggal liat indikator sinyalnya di perangkat ente dah. kalo masih kurang memuaskan tinggal di geser sedikit-sedikit aja omm. maklum lah. GPS kan kaga 100% akurat.
  9. ehh ada yang kurang omm. kopinya di seruput dulu dong. kan udah selesai pointingnya. nikmatin kopi diatas ketinggian itu lebih nikmat omm. heehee

mungkin itu aja tulisan dari ane kali ini. mudah-mudahan bermanfaat buat ente semua gan. kalo emang bermanfaat tolong share ya. biar yang laen juga tau cara pointing (ponit to point) menggunakan smartphone juga. sampai ketemu dilaen waktu. salam plankton ^_^

Mendirikan Wireless LAN dan Internet

Hotspot adalah area yang menyediakan layanan internet berbasis wireless dengan menggunakan wireless acess point. User pengguna internet hanya melakukan asosiasi dan koneksi ke SSID wireless Access Point dan langsung dapat menikmati layanan intenet. Jika digambarkan wireless hostpot sepeti gambar berikut ini :

 

wireless hotspotGambar 1.1 Wireless Hotspot

Mau tau cara settingnya ? teriak MAUUUU DONGGG !!! 😀

Siapin kopi item, ikut nih langkahnya :

  1. Pastikan Anda sudah membaca artikel Mendirikan Wireless Infrastruktur.
  2. Sekarang saatnya memperhatikan gambar 1.1, perhatiin dah tu ya, plototin, kalo mata udah pedes, baru dah jangan diliatin lagi 😀
  3. Ingat : beda segment 1 class !!!!!.
  4. Setting Router ADSL dulu ya.
  5. Setting Access Point :

Menu : Setup > Basic Setup

static IPGambar 1.2 Static IP

Perhatikan gambar 1.1 dan gambar 1.2, IP yang dimasukkan harus 1 segment dengan router ADSL yang telah disetting.

Mari kita lanjutkan instalasi jaringan wireless dengan mengkonfigurasikan DHCP pada wireless Access Point, dengan tujuan agar semua pemakai hotspot tidak lagi melakukan penyetingan IP Address pada komputernya.

DHCP ServerGambar 1.3 DHCP Server

Keterangan :

Local IP                                                      :     IP milik AP

 

6. MAC filter disabled dulu ya … soalnya kalo MAC filter di enabled maka akan merepotkan si administrator untuk mendaftarkan MAC Address stiap orang yang ingin koneksi ke hotspot. Jangan kwahatir, kita bisa mempergunakan security wireless berupa enkripsi supaya user yang konekasi ke hotpot harus mangisi Shared Key atau Pass Phrase.

Cara setting security gampang lah. ikut saja ni langkahnya (sambil sruput kopi) :

Menu : Wireless > Wireless Security

security modeGambar 1.4 Security Mode

Sebaiknya Anda tidak mempergunakan WEP karena WEP mudah sekali di crack mempergunakan aplikasi-aplikasi WEP cracker seperti : WEPCrack, Gerix, SpooWEP dan lain-lain deh….jadi pake enkripsi yang namanya : WPA saja yang sampai saat ini masih agak relatif sulit dilakukan proses cracking. Jadi yang mana sebaiknya digunakan…??? Kan saya sudah bilang..pakai WPA saja… !!! btw, WPA Personal sudah cukup kok… aman dan tidak membebani wireless Access Point dalam melakukan de-enkripsi.

WPA Personal

Gambar 1.5 WPA Personal

Apakah aman…??? Ingat… tidak ada system yang 100% aman… tapi keamanan WPA agak relatif sulit karena butuh waktu yang lama untuk melakukan proses cracking…butuh dictionary yang baik untuk bisa melewati WPA.

Gambar 1.5 membutikan bahwa keamanan terhadap wireless yang kita dirikan sudah terbentuk.

Wah, ada yang tertinggal loh…!!! Kita harus mengamankan password Administrator yang terdapat pada Login Access Point supaya Access Point yang kita miliki tidak di take over oleh yang namanya hacker ataupun orang yang mirip hacker….;)

 

Menu : Administration > Management

penggantian password admin

Gambar 1.6 Penggantian Password Administrator

Gunakan standarisasi penggunaan password dengan baik dan benar, yaitu 7 character kombinasi huruf + angka + character khusus saja.

Hore…hore…. password sudah dirubah… itu artinya jaringan wireless kita aman…. 😉 eeeeiiiitttt… jangan berbangga ria dulu.. hati-hati ketika kita mengetikan password login Access Point masih bisa di sniffing oleh pihak lain yang berkepentingan… maka biar tidak lagi bisa disniffing kita harus mengatur ke pola HTTPS untuk mengaktifkan Secure Login.

 

Menu : Administration > Management

Setting HTTPSGambar 1.7 Setting HTTPS

Nah, sekarang dari sisi security untuk wireless Access Point sudah mulai aman.. mendinganlah dibandingkan tidak disetting sama sekali, tapi dari sisi moral user masih bisa buka situs-situs yang gimana gitu.. misalnya buka2 situs yang ada hubungannya sama hal2 pornografi…, maka ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, diantaranya :

  1. Merubah DNS yang ada pada wireless Access Point dengan DNS milik si OpenDNS atau bisa juga pake DNS milik Nawala Project.
  2. Melakukan block terhadap URL yang dianggap melanggar asusila
  3. Melakukan block terhadap situs2 tertentu.

 

Menu : Access Restrictions > Internet Access

Access Restrictions

Gambar 1.8 Access Restrictions

Contoh :

Website blocking                     : http://www.facebook.com, http://m.facebook.com, etc

Website blocking by keyword  : porn, adult

 

Nah, adakalanya hotspot hanya bisa dinikmati pada jam-jam tertentu saja.. misalkan saja hotspot hanya bisa dinikmati pada hari kerja dan jam kerja saja, oleh karena itu kita harus melakukan pengaturan pada wireless Access Point, sebagai berikut :

Menu: Access Retriction > Internet Access

Pengaturan Access TimeGambar 1.9 Pengaturan Access Time

Oke lah kalo begintu. selesai sudah kita sharing tentang Mendirikan Wireless LAN + Internet. dengan begitu anda dapat mempermudah untuk melakukan instalasi jaringan wireless.

Point Penting :

Apa saja yang disetting pada Access Point :

  1. IP WAN/Internet Static
  2. IP LAN
  3. SSID
  4. Channel
  5. SSID Broadcast | SSID Supressed

Apa saja yang disetting untuk keamanan Access Point :

*semua dilakukan tergantung pada kebutuhan *

  1. Wireless Enkripsi (WEP | WPA | WPA2 )
  2. MAC Address Filtering
  3. Rubah Password Administrator
  4. Jangan broadcast SSID

Jadi apapun merk wireless Access Point yang dipergunakan, sekalipun bentuk menunya berbeda maka harus dilakukan penyetingan sesuai dengan “Point Penting” yang telah disampaikan. Selamat Belajar. Semoga Bermanfaat. Salam Plankton ^_^

 

Mendirikan Wireless AdHoc Pada Windows

Pada kesempatan kali ini, ane mau share tentang cara mendirikan wireless adhoc pada windows. Buat yang baru pertama kali nyoba, langsung aja praktekin dari artikel ini. Biar nggak buang-buang waktu langsung aja dah kita ke TKP. let’s cekibroott ..

Wireless mode AdHoc adalah hubungan antara beberapa komputer yang letaknya tidak berjauhan tanpa mempergunakan Access Point (AP).

Mode AdHoc ini digambarkan sebagai berikut :

Bagaimana mendirikan Mode AdHoc, ikuti saja cara berikut ini :

  1. Perhatikan dengan baik gambar AdHoc Model
  2. Install driver Wireless devices
  3. Pasang wireless devices
  4. Control Panel > Administrative Tools >  Services  > Wireless Zero Configuration 
  1. Sekarang tentukan 1 komputer yang akan diset SSID, dalam hal ini adalah komputer yang diberi tanda lingkaran pada gambar AdHoc Model.

Perhatian : penyetingan ini hanya dilakukan pada 1 komputer saja !!

  • My Network Places > klik kanan > Properties > klik devices wireless > klik kanan >Properties.
  • Tab General > IP Protocol (TCP/IP) > Poperties

  • Tab Wireless Network :

Nah, selesai sudah penyetingan SSID pada mode AdHoc, kini dilanjutkan dengan melakukan penyetingan pada komputer lain yang tidak dilingkari pada gambar AdHoc Model.

Ikuti langkah berikut ini :

  1. My Network Places > klik kanan > Properties > klik devices wireless > klik kanan > Properties.
  2. Tab General > IP Protocol (TCP/IP) > Poperties

  1. My Network Places > klik kanan > Properties > klik devices wireless > klik kanan > View View Available Wireless Networks

Selesai sudah Mode AdHoc didirikan, untuk memastikan koneksi yang terjadi maka lakukanlah :

C:> ping (ip komputer lain)

* Pastikan semua ip telah resolved.

Untuk menjadikan mode AdHoc dalam 1 wokgroup, maka Anda harus melakukan penyetingan dalam workgroup yang sama, dengan cara :

My Computer  > Properties > Computer Name > Change

Sekarang lihatlah di My Network Places, jika semua komputer sudah terlihat maka mode AdHoc yang Anda dirikan sudah berhasil dengan baik.


Implementasi AdHoc + Broadband Internet Sharing

nah sekarang udah bisa kan mendirikan wireless adhoc di windows sendiri. sampe disini dulu dah pembahasan tentang mendirikan wireless adhoc di windows. mudah-mudahan bermanfaat dan bisa di gunakan dengan sebaik-baiknya. SALAM PLANKTON ^_^

Cara Mendirikan Wireless Hotspot + Billing System Pada Windows

pada kali ini ane mau bahas tentang gimana mendirikan wireless hotspot + billing system pada windows. Pada pembahasan sebelumnya kita udah mempelajari bagaimana cara mendirikan HotSpot tanpa adanya pengaturan member, jadi siapa saja bisa mengkoneksikan diri ke HotSpot dan melakukan koneksi internet. Bagi yang belom baca intip ke link ini nih, Mendirikan Wireless Infrastruktur Pada Windows .

Banyak banget tempat-tempat yang nyediain layanan HotSpot dengan metode member dan pembilingan, misalkan saja pada cafe-cafe, hotel-hotel, layanan RT/RW Net dan lain sebagainya.

Tujuan mempergunakan member dan pembilingan adalah agar penggunaan akses internet dapat dilakukan pengontrolan dengan baik dan tidak membuang bandwidth pada pihak yang tidak menjadi member. Ente2 juga pada tau kalo bandwitch di Indo itu mahal. udah gitu speednya juga masih kaya keong. Jadi, Wireless HotSpot yang mempergunakan Billing System digambarkan seperti ini :

 

Gambar 1.1 Wireless Hotspot dan Pembilingan

wireless hotspot dan pembilingan

 

Perhatikan lingkaran merah dipojok kanan atas …uuppssss udah kaya uji nyali aja ya ?? heehee, maksudnya perhatikan gambar 4.1 Wireless HotSpot dan Pembilingan, apa yang bisa disimpulkan dari gambar tersebut…???

 

  1. IP Router ADSL, dengan IP : 192.168.1.1 /24
  2. PC Pembiling mempergunakan 2 NIC, dengan ketentuan :
  • Eth0 : menuju Router ADSL, dengan IP : 192.168.1.2 /24
  • Eth1 : menuju Wireless AP, dengan IP : 192.168.0.1 /24
  1. IP WAN pada Wireless AP, dengan IP : 192.168.0.2 /24
  2. IP Wireless AP, dengan IP : 192.168.5.1 /24
  3. Semua Host yang terkoneksi ke wireless AP mendapat IP dari DHCP Server, dengan range IP : 192.168.5.2 /24sampai dengan  192.168.5.10 /24

Mari selesaikan model implementasi tersebut, dengan beberapa inti acuan, sebagai berikut :

Router ADSL, acuan :

  1. Setting Internet Account
  2. PPoE LLC, VPI/VCI, Encapsulation
  3. IP LAN (IP Router ADSL) dan Subnetmask
  4. DNS IP
  5. Disabled DHCP

eth0, acuan :

  1. IP :  1 segment dengan Router ADSL
  2. Subnetmask:  1 class network
  3. Gateway:  isi dengan IP Router ADSL
  4. Preferred DNS:  isi dengan IP DNS ISP yang dipergunakan
  5. Alternate DNS: isi dengan IP DNS ISP yang dipergunakan

** Lakukan proses binding dari eth0 ke eth1, lanjutkan dengan melakukan penyetingan pada eth1.

eth1, acuan :

  1. IP :  1 segment dengan IP WAN Wireless AP
  2. Subnetmask:  1 class network
  3. Gateway: biarkan kosong
  4. Preferred DNS:  isi dengan IP DNS ISP yang dipergunakan
  5. Alternate DNS: isi dengan IP DNS ISP yang dipergunakan

Wireless AP, acuan :

Setup > Basic Setup

WAN IP Static

 Gambar 1.2  WAN IP Static

local IP

 Gambar 1.3  Local IP

Wireless > Basic Setting

Gambar 1.4  Basic Setting

 

Security> Firewall

 Gambar 1.5  Firewall

Billing System, acuan :

  1. Install Antamedia Billing HotSpot. kalo belom punya softwarenya, nih sedot disini nihhttp://www.antamedia.com/download/bandwidth/
  2. Kalo udah di download, terus di install, buka antamedia lalu Atur dengan ketentuan, sbb :

 

 Gambar 1.6  Setup Pembilingan

 Gambar 1.7 Generate Account

 Gambar 1.8  URL Filtering

 Gambar 1.9 Pricing Plan

 Gambar 1.10 MAC Address WhiteList

 Gambar 1.11 Database Account

 Gambar 1.12 Host Terkoneksi

 Gambar 4.12 Log Activity

oke. cukup sekian artikel cara mendirikan wireless hotspot di windows dengan billing sistem ane. mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi para pembaca dan tidak disalah gunakan. salam PLANKTON ^_^.

Implementasi Jaringan

pada kesempatan kali ini, ane mau ngasih contoh implementasi jaringan. konsep dasar jaringan udah bisa, topologi jaringan udah bisa, dasar TCP/IP udah bisa juga. sekarang waktunya implementasi jaringan.
oke deh langsung aje kita ke TKP. let’s cekidoottt ..

 

Implementasikan Jaringan P2P :

Implementasikan Jaringan Workgroup Level 1:

 

Implementasikan Jaringan Workgroup Level 1 : Workgroup + Router + Internet Sharing:

Implementasikan Jaringan Workgroup Level 2 : Workgroup + Router + Internet Sharing + Bandwidth Manager

Implementasikan Jaringan Workgroup Level 3: Workgroup + Router + Internet Sharing + Bandwidth Manager + Internet VoIP Adapter + VoIP Phone

Implementasikan Jaringan Workgroup Level 4 : Workgroup + Router + Internet Sharing + Bandwidth Manager + Load Balancing

Implementasikan Jaringan Domain Level 1 : Domain Controller in Windows 2003 Server

Implementasikan Jaringan Domain Level 2 : Domain Controller in Windows 2003 Server + DHCP + DNS Server

Implementasikan Jaringan Domain Level 3 : Domain Controller in Windows 2003 Server + DHCP + DNS Server

Mungkin itu aja yang bisa ane share tentang implementasi jaringan. semoga bisa bermanfaat dan di pergunakan sebaik-baiknya. SALAM PLANKTON ^_^

Mendirikan Wireless Infrastruktur Pada Windows

Wireless mode Infrastruktur : adalah hubungan antara beberapa komputer dengan  mempergunakan wireless Access Point (AP).

Jika komputer pada jaringan wireless ingin mengakses jaringan kabel atau berbagi printer misalnya, maka jaringan wireless tersebut harus menggunakan model infrastruktur. Pada model infrastruktur access point berfungsi untuk melayani komunikasi utama pada jaringan wireless. Access point mentransmisikan data pada PC dengan jangkauan tertentu pada suatu daerah. Penambahan dan pengaturan letak access point dapat memperluas jangkauan dari Wireless LAN pada model jaringan Wireless infrastruktur ini.

Mode Infrastruktur 1 : Wireless LAN

Gambar 2.1 Mode Wireless InfraStruktur

Penyetingan Wireless Access Point :

  1. Perhatikan gambar 2.2 Port Access Point

Gambar 2.2  Port Access Point

 

  1. Hidupkan power Wireless Access Point
  2. Pasang cable UTP dari port LAN yang ada pada Access Point menuju eth0 yang ada pada PC Anda.
  3. Set IP komputer lokal dengan IP yang 1 segment dengan wireless AP
  4. Aktifkan browser, dan jangan lupa untuk membaca manual book agar Anda mengetahui IP default Access Point (* biasanya IP defaultnya : 192.168.1.1, 192.168.1.254, 192.168.2.1, 192.168.1.20).Pastikan juga pada manual book tentang user name dan password yang dipergunakan untuk masuk kedalam Access Point.

Gambar 2.3 Tampilan Menu Linksys WRT54GL

 

  1. Wellcome to jungle bro…sista… kini saatnya Anda melakukan penyetingan terhadap Access Point, apa saja yang harus di setting untuk menerapkan model wireless infrastruktur sesuai dengan gambar 2.1
  • Aktifkan menu : Setup > Basic Setup


Gambar 2.4  Menu Basic Setup

 Gambar 2.5  Pengaturan IP

Keterangan :

  • Local IP             : IP untuk Access Point  (harus 1 segment)
  • Subnet Mask: Class IP yang dipergunakan
  • DHCP: Enable, jika ingin mendirikan DHCP Server pada AP

Disabled, jika ingin menggunakan IP Static

  • Starting IP: IP pertama yang ingin diberikan untuk komputer
  • Max. Number DHCP: Jumlah komputer yang ingin diberikan IP
  • Client lease time: waktu lamanya IP bertahan pada komputer
  • Static DNS 1: DNS pertama yang dipergunakan oleh ISP
  • Static DNS 2: DNS kedua yang dipergunakan oleh ISP

 

Ayo bro…sista… semangat.. sebentar lagi wirelessnya jalan kok… mari kita lanjutkan ke settingan berikutnya.

‘Ga susah kok… tinggal ikut saja langkah berikut ini :

 

  • Aktifkan menu : Wireless > Basic Wireless Settings

Gambar 2.6  Menu Wireless Basic Setting 

 

Keterangan :

  • Wireless Network Mode : Mixed, jika ingin mendirikan wireless class b/g

B only, jika ingin mendirikan wireless class b saja

G only, jika ingin mendirikan wireless class g saja

** sebaiknya focus pada class tertentu saja karena akan meningkatkan kekuatan signal

  • Wireless Network Name (SSID): Nama SSID yang ingin dibuat

** nama SSID harus uniq

  • Wireless Channel            :  Channel yang ingin diberikan pada AP

** sebaiknya gunakan channel yang tidak dipakai oleh AP lain… silahkan lakukan wardriving

 

  • Wireless SSID Broadcast :  Enable, jika ingin menampilkan nama SSID

Disabled, jika tidak ingin menampilkan nama SSID

** untuk meningkatkan keamanan sebaiknya Disabled.

  • Akhiri penyetingan dengan menekan tombol “Save”
  1. Nah, selesai sudah penyetingan wireless Access Point.Kini saatnya kita lakukan penytingan pada komputer-komputer yang ada, gimana caranya :
  • Setting IP dengan 1 segment  (jika DHCP pada AP tidak diaktifkan)
  • Lanjut…jitak temen sebelah dulu… tingglah cari saja SSID wireless yang sudah dibuat, lanjutkan dengan menekan “Connect”.
  • Jika ingin digabungkan menjadi workgroup maka hanya dengan melakukan penyetingan pada : Workgroup windows saja. Simple kan….????

 

Amankan Wireless AP dengan MAC Filter

Untuk meningkatkan keamanan terhadap jaringan wireless yang kita miliki, sebaiknya kita mempergunakan MAC Address Filter, dengan MAC Address Filter kita akan membatasi komputer-komputer yang bisa melakukan koneksi ke SSID yang telah kita buat.

Mau tau caranya…??? Gini caranya :

  1. Pastikan MAC Address yang terdapat pada wireless devices yang dipergunakan oleh masing-masing komputer, jadi jikaada 5 komputer maka Anda harus mencatat sebanyak 5 MAC Address milik masing-masing wireless devices.

Cek MAC Address dulu yah….!!!!

 

  1. Pastikan MAC Address yang terdapat pada wireless devices yang dipergunakan oleh masing-masing komputer, jadi jikaada 5 komputer maka Anda harus mencatat sebanyak 5 MAC Address milik masing-masing wireless devices.

 

Cek MAC Address dulu yah….!!!!

Gambar 2.8  Check MAC Address 

  1. Nah, sekarang sudah tau dung MAC Address yang kita inginkan… catat dulu pada lembar kertas… terus masuk lagi deh ke dalam wireless AP, begini caranya :

Aktifkan menu : Wireless > Wireless MAC Filter

Gambar 2.9 Menu MAC Address Filter

 

Keterangan :

  • Wireless MAC Filter : Enable, untuk mengaktifkan MAC filter
  • Prevent: mencegah komputer untuk tidak bisa melakukan asosiasi dengan AP
  • Permit: mengizinkan komputer untuk melakukan asosiasi dengan AP

Nah, karena kita ingin mengizinkan komputer-komputer yang kita miliki untuk dapat berasosiasi dengan wireless Access Point maka kita pilihnya adalah “Permit only” terus lanjutkan dengan menekan tombol “Edit MAC Filter List”.  Lanjutkan dengan memasukan MAC Address kedalam :

 

Gambar 2.10  Mac Filter Table

  Selesai sudah kita mendirikan wireless infrastruktur pada windows. semoga berguna dan bermanfaat bagi kita semua. salam PLANKTON ^_^

Mengenal Konsep Kerja Radio Wireless Mode

nggak ada kerjaan niih .. mending kita berbagi pengetahuan aja deh ..
sekarang saatnya kita mengenal berbagai Mode Wireless Access Point.  Jika kemarin kita hanya kenal sebagai Mode Acess Point saja maka sekarang kita harus mengenal model lain, diantaranya : AP Client, AP Client Bridge, AP Repeater, AP Repeater Bridge dan WDS.

Tidak semua AP mendukung mode-mode tersebut oleh karena itu ketika kita ingin membeli wireless AP harus dipertimbangkan kebutuhan secara menyeluruh.

Mode : Acess Point

Mode Acess Point merupakan mode yang pasti digunakan pada mode jaringan wireless apapun.  AP berperan sebagai central node dan penguat signal pada jaringan wireless.

 Gambar 6.1 Acess Point Mode

 

Mode : AP Client

Mode AP Client merupakan mode AP yang dijadikan client dari AP utama.  Jadi AP utama akan memiliki hubungan dengan AP client secara langsung, karena perannnya sebagai AP Client maka tidak ada host yang bisa melakukan koneksi langsung ke AP client sehingga hanya port-port LAN saja yang bisa bekerja.

Model AP ini biasa diterapkan jika ingin menghubungkan AP untuk beberapa lantai, misalnya : Rumah Sakit, Kantor, dan lain sebagainya.

Mode AP Client, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.2 Implementasi AP Client

Mode : Acess Point Client Bridge

Mode Acess Point Client Bridge mirip sekali dengan mode AP Client.
Perbedaannya jika pada AP client host tidak bisa koneksi secara  wireless ke AP Client, sedangkan jika kita mendirikan sebagai AP Client Bridge maka host-host bisa koneksi langsung secara wireless ke AP Client Bridge.

Mode AP Client Bridge, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.3 Implementasi AP Client Bridge

Mode : Acess Point Repeater

Mode Acess Point Repeater berperan sebagai penguat signal wireless.  Jika kita ingin mendirkan jaringan wireless yang letaknya terlalu jauh (diluar jangkauan power) maka kita harus mendirikan AP Repeater, dengan tujuan agar signal wireless tetap stabil sehingga troughput yang dihasilkan sesuai dengan harapan yaitu baik dan stabil juga.

AP Repeater hanya brperan hanya sebagai penguat sehingga tidak bisa dikoneksikan oleh host secara langsung.

Mode AP Repeater, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.4 Implementasi AP Repeater

Gambar 6.5 Implementasi AP Repeater

Mode : Acess Point Repeater Bridge

Mode Acess Point Repeater Bridge berfungsi seperti AP Repeater yang  berperan sebagai penguat signal wireless. Perbedaannya jika kita mendirikan mode AP Repeater Bridge maka host bisa langsung melakukan koneksi ke AP Repeater Bridge secara wireless.

Mode AP Repeater Bridge, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.6 Implementasi AP Repeater Bridge

  Mode : Acess Point WDS (Wireless Distribution System)

Mode Acess Point WDS merupakan moden AP tersebar, jadi ada yang berperan sebagai AP WDS sedangkan yang lainnya berperan sebagai WDS Client. Keuntungan menggunakan model ini adalah host bisa langsung koneksi secara wireless ke AP manapun.

Mode AP WDS, digambarkan seperti berikut ini :

Gambar 6.7 Implementasi WDS

Nah, akhirnya kita kenal juga sama berbagai Mode Wireless Acess Point.   Jadi jika kita ingin melakukan instalasi jaringan wireless tentukan dulu mode yang akan diterapkan.

Besok..lusa..atau nanti….. kita akan menerapkan mode-mode tersebut secara bertahap. semoga artikel Mengenal Konsep Kerja Radio Wireless ini dapat berguna dan bermanfaat bagi para pembaca. salam PLANKTON ^_^